Madu Hutan Asal Lampung Barat Digemari

Liwa, Lampung Barat, 7/10 (Antara/FINROLL News) – Madu yang dihasilkan oleh lebah liar di kawasan hutan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Provinsi Lampung, sangat digemari oleh para pendatang, karena selain rasanya manis madu ini juga berkhasiat.

“Dalam seminggu saya mencari madu ini sampai di pelosok hutan, tetapi karena medan yang sulit, juga mayoritas pohon tempat madu tersebut sangat tinggi menjadi sebab harga madu hutan ini mahal,” kata pencari madu, di Desa (Pekon) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Ahmat Sarmuji, di Liwa, Rabu.

Dia mengatakan, walupun agak sulit mendapatkan madu karena tingkat kesulitan dan resiko yang tinggi, tidak membuat dia patah semangat,karena harga yang tinggi memacu untuk mencari madu di beberapa wilayah didaerah ini.

“Karena harga madu jenis ini tinggi, saya tidak patah semangat, bahkan setiap minggunya saya harus memenuhi permintaan dari pelanggan empat sampau tujuh botol setiap lima hari sekali,” kata Ahmat.

Madu hutan yang di dapat dari beberapa hutan yang ada di Lampung Barat sangat digemari, selain manis yang al;ami, madu ini juga berkhasiat mengobati beberapa jenis penyakit, harga dalam setiap madu mencapai Rp95.000/botol besar, dan Rp60.000/botol ukuran sedang, dan Rp45.000 untuk ukuran kecil.

Rata-rata setiap pencari madu liar, mendapatkan sedikitnya 10 sampai 15 botol setiap minggunya, yang diketahui sebagian besar wilayah di Kabupaten Lampung Barat terdapat hutan.

Sementara itu pembeli madu asal Bandar Lampung, Susilawi H (36) mengatakan, madu hutan yang didapat didaerah ini sangat manis, selain itu berkhasiat untuk mengobati penyakit.

“Saya setiap berkunjung di Lampung Barat, pasti membawa madu hutan ini, juga madu dilambar tidak ditambah gula, jadi sangat pas madu ini , mengobati berbagai macam penyakit,” kata Susila.

Selain itu, lanjut dia, harga yang murah tidak menjamin kualitas suatu prodak, sebab madu disini relatif murah, kalaupun mahal, karena cara mengunduh madu cukup berresiko.

“Wajar sekali madu hutan cukup tinggi, karena mengambil madu hutan tidak gampang, sebab pemburu madu hutan, harus memanjat batang kayu dengan ketingian mencapai 30 meter lebih, dan madu yang didapat berasal dari bunga yang berkualitas pula,” katanya.

Sumber: Finroll News

Telah Terbit on 30 Maret 2010 at 1:56 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://maduhutanlampung.wordpress.com/madu-hutan-asal-lampung-barat-digemari/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: